Setelah membaca berita mengenai letusan Gunung Merapi saya jadi ingat, sekitar seminggu yang lalu saya ngeliat seorang nenek yang juga merupakan seorang pengungsi diwawancarai oleh seorang reporter salah satu stasiun TV. Nenek itu berumur sekitar 76 tahun, ngga bisa bahasa Indonesia, dan terpisah dari keluarganya. Nenek itu tampak tenang ketika sedang diwawancarai. Reporter terus nanya sama si nenek dalam bahasa jawa yang kurang lebih setelah diterjemahkan oleh sang reporter artinya begini:
Reporter: “Kira-kira apa yang dibutuhkan nenek saat ini? apakah beras, pakaian, selimut atau yang lain?”
Nenek: “Ngga ada, saya cuma minta doa dari semuanya supaya kita semua disini bisa selamat.”
Reporter: “Untuk bahan makanan dan pakaian?”
Nenek itu menggelengkan kepala, lalu berkata: “Ngga ada, cukup doanya saja”
Reporter: “Harapan nenek sekarang apa? Ingin segera bertemu keluarga yang terpencar-pencar?”
Nenek: “Ngga apa-apa kalau memang ngga bisa bertemu, asal anak-anak dan cucu-cucu saya selamat.”
Wow… saya dan mama yang lagi nonton bareng kagum sama si nenek yang sangat kuat, tabah, dan mandiri. Sekalipun sudah tua, nenek ngga “manja” dan ngga minta-minta belas kasihan orang lain. Padahal siapapun bisa ngelihat, untuk orang usia 76, perlu ada orang yang mendampingi, tapi nenek itu ngga egois, mungkin beliau tau kalau semua orang repot cari keluarganya masing-masing sehingga beliau cukup senang kalau tau keluarganya selamat. Nenek itu ngga minta bantuan apapun dan hanya minta doa, ini karena beliau yakin, tanpa diminta secara lisanpun, Tuhan akan memberikan bantuan. Sikap yang elegan ya? Saya bisa ngeliat reporter TV tersebut juga kagum sama si nenek, dari cara si reporter tersebut bicara.
Sekarang saatnya kita bercermin, apakah kalo kita menjadi si nenek itu kita akan bersikap seperti itu? atau kita akan merepotkan dan meminta belas kasihan orang lain atas musibah yang kita terima? Kita yang masih muda aja belum tentu bisa bersikap tegar seperti itu. As long as you believe, there’s nothing to worry. Nah sekarang, walopun nenek ngga minta, ayo kita bantu saudara-saudara kita yang lagi kesusahan…
One Comment
tuh nggi… pelajaran buat loe.. kalo jadi nenek2 jangan manja… yang 76 aja kuat dan mandiri.. nah loe yang “masih” 67 harus gitu juga… peace.. :p